Showing posts with label sajak. Show all posts
Showing posts with label sajak. Show all posts

Monday, August 19, 2013

Selamat Dirgahayu Indonesia!

Biar langkah ini pergi jauh berjalan 
Membuai mataku di perjalanannya 
Hati telah memilih menambatkan cintanya
Di satu bendera, satu bendera 
Di satu bendera merah putih Indonesia

Bukan karena kamu tempat aku dilahirkan tapi adalah pilihan, Indonesia..
- Satu Bendera, Tangga -




Selamat Dirgahayu ke-68 Indonesia!

Thursday, August 30, 2012

For You My Hubby (II)



♥ Jika kelak akulah yg terpilih menjadi permaisuri dlm istana hatimu,
kan kubaktikan jiwa dan ragaku sebagai istri dgn sepenuh cinta karena pahala yg menjadi dasar landasan utamaku

♥ Jika kelak suatu hari nanti akulah yg ditakdirkan menjadi pendamping hidupmu,

aku akan siap menjadi pelabuhan dlm dermaga cintamu, 
 menjadi sandaran disaat kau penat dgn segala aktivitas yg melelahkanmu

♥ Jika kelak akulah yg tertulis dlm lauh mahfudz untukmu, 

kan kujadikan diriku penyejuk pandangan matamu agar senantiasa kau merasa nyaman saat berada dgnku, 
serta kan kutumbuhkan terus rasa cinta tanpa lelah walau mungkin suatu saat kau akan jemu tuk memberi perhatian dan cinta untukku

♥ Jika kelak atas izin-Nya akulah yg menjadi pasangan tulang rusukmu, 

ingin kubuat cemburu para bidadari suci nan jelita dgn kecantikan akhlak berbalut iman dlm ketawadhu'an dan qona'ah sbg jati diri ini..
insyaAllah

"Duhai calon imam pendampingku temukan aku dlm sujud istikhorohmu"

Saturday, August 11, 2012

For You My Hubby

Dear calon suamiku,

sebelum aku berjumpa denganmu
sebelum aku mengenal namamu
sebelum aku tertarik dengan sifatmu
sebelum aku jatuh cinta padamu

aku sudah melihatmu di mimpiku,
memimpikan kamu memegang tanganku
dan membawa aku dlm kebahagiaan di dunia dan akhirat

mungkin aku tak memang bukan yg terbaik
tapi aku akan selalu menjadi istri yg terbaik bagimu


Regards,
Calon istrimu


 

Tuesday, July 26, 2011

Surat untuk Tuhan


aku tak pernah mengerti maksudMu, Tuhan..
aku juga tak pernah menebak jalanMu..
aku hanya merangkai untaian langkah kehidupan..
yang telah dengan sempurna Kau persiapkan..

aku tak pernah berharap dipertemukan dengannya..
akupun tak pernah ingin dipisahkan darinya..
karena ketika pertemuan itu membahagiakan..
aku tak akan pernah mampu menolak perpisahan yang menyakitkan..

Kau beri aku cinta..
untuk kukembalikan padaMu melalui jalan cinta terhadap makhlukMu..
dan kini aku memiliki cinta..
untuk kelak aku pertanggungjawabkan dihadapMu..


Tuhan..
tak ada yang lebih mampu meluluhlantakkan hati selainMu..
tak ada yang lebih mampu mengindahkan rasa selainMu..

Tuhan..
Kau tahu tak ada yang lebih indah daripadaMu..
maka indahkanlah hatiku agar aku mampu melihat keindahan cintaMu..

aku mencintaiMu Tuhan..
dan semoga Kau-pun mencintaiku..
karena dengan cintaMu, aku pasti dicintai makhlukMu..
AMIEN

Monday, July 18, 2011

For Every Woman

For every woman who is tired of acting weak when she knows she is strong, there is a man who is tired of appearing strong when he feels vulnerable.
For every woman who is tired of acting dumb, there is a man who is burdened with the constant expectation of "knowing everything."

For every woman who is tired of being called "an emotional female," there is a man who is denied the right to weep and to be gentle.

For every woman who is called unfeminine when she competes, there is a man for whom competition is the only way to prove his masculinity.

For every woman who is tired of being a sex object, there is a man who must worry about his potency.

For every woman who feels "tied down" by her children, there is a man who is denied the full pleasures of shared parenthood.

For every woman who is denied meaningful employment or equal pay, there is a man who must bear full financial responsibility for another human being.

For every woman who was not taught the intricacies of an automobile, there is a man who was not taught the satisfactions of cooking.

For every woman who takes a step toward her own liberation, there is a man who finds the way to freedom has been made a little easier.

Thursday, July 07, 2011

Ruang Harap

Aku masih bisa berharap
Di antara petak-petak ruang yang gelap
Aku masih bisa berjalan
Di tengah lorong yang penuh kelokan

Biarkan ini menjadi karunia
Penuh segala mulia
Biarkan ini menjadi anugrah
Tanpa menganggap musibah

Aku terus hentakkan waktu
Terus menjadi aku
Aku terus nyanyikan lagu
Walau hati terasa sendu

Aku tetap aku
Aku bukan dirimu yang merasa ragu...

Tuesday, June 21, 2011

PUISI 27-12-2008

Sory2, lagi banyak kegiatan nih jadi jarang ngerawat blog. Sekarang lanjut deh, hayuuukk kali ini masih lanjut posting puisi jaman dulu saya buat yaa, hehe. Enjoy it =)


Nikmatnya Kemiskinan

Batu bata dindingnya
Tanah alasnya
Kompor menganga
Televisi tak berguna
Kasur melapuk
Lemari tak berdaya

Tapi kursi ini tetap kuat ku tumpangi
Atap ini juga tetap tahan dihujani

Perlukah aku resah
Hanya karena gubuk ini yang ku tinggali
Tak perlu ada gundah
Ku tetap bersyukur di dunia ini
Miliki nikmat surga duniawi

Nikmat Tuhan manakah yang akan ku dustakan
Nikmat Tuhan mana pula yang ku lupakan
Takkan ada...

Tuesday, May 31, 2011

PUISI 26-12-08

Teriakan Letih

Sesak penuh di dada
Lelah terus melanda
Di sini ku hanya berdiam diri
Membaca tanya dalam sepi
Tugas penuh menumpuk
Ide pun kian tak terpuruk
Di sini ku hanya merenung
Melihat tugas yang kian bersambung

I just wanna shout
I'm so tired today

Letih ini semakin menggila
Pikiranku pun mungkin sudah gila
Tak ada lagi kata-kata
Tak ada lagi isi di kepala
Dan mungkin
Hanya berat yang tersisa

I just wanna shout
I'm so tired today, that's all !


Romantisme Sebuah Buku

Buku itu penuh nada romantika
Penuh dengan gambar gembira
Dibalut dengan penuh rasa cinta
Ditaburi dengan kata-kata mutiara
Bahkan,
Dibungkus dengan kasih yang mesra

notre histoire d'amour flottait comme de l'eau
Je vous adore
ne s'arrĂȘtent pas adorer
Je t'aime
rester en vie jusqu'Ă  la fin t'aime

Untuk siapa buku itu berada
Buku dari sebuah kisah yang tersisa
Di antara reruntuhan kayu menganga
Kebakaran tlah melenyapkan segalanya
Tapi entah kenapa
Buku itu tetap berbahasa

Friday, May 06, 2011

Puisi 25-12-08

Yuuukk lanjut posting puisi buatan jaman2 awal Wiramuda, xixii


Aku Malaikatmu

Aku percaya kau di sini
Inilah jalanku yang slalu memikirkanmu

Ku tahu jelas yang ku lakukan untukmu dulu
Kau lihat pula semua yang ada
Tlah ku buat hujan untukmu
Tlah ku hiasi pelangi di hari-harimu
Semuanya untukmu

Tapi maafkan aku
Diriku ternyata bosan
Sayapku terasa ringan

Aku tak bisa tepati lagi
Lagu ini maaf janjiku
Aku berdoa hanya untukmu
Wajahmu semakin melayu
Saat ku putuskan tuk pisah darimu

Aku...
Terbang dengan mimpiku...



Kisah Pisah

Wangi malam ini
Kelabu musik ini
Mengiringi jalan kasihku

Ku akan ikuti waktu
Menyusuri liku cintaku
Menisik semua senyapku
Kini aku berlalu

Dingin suaramu
Masam mukamu
Mengiringi perpisahan ini denganmu

Jangan pernah resah
Jangan engkau gelisah
Kita hanya berpisah
Tapi tenang, semuanya tak kan berubah

Kita tetap kita
Selamanya...
Dan seutuhnya...

*berawal dari kenangan masa SMA, gak tau kenapa muncul aja kata2 di pikiranku untuk membuat dua puisi tsb. Kedengarannya memang seperti orang yang sedang patah hati atau baru saja mengalami kegagalan dalam asmara, tapi sungguh pada saat membuat puisi itu pun sama sekali tak terpikirkan soal cinta. Pada awal Pendidikan Wiramuda yang ada di pikiranku hanyalah bagaimana bisa berkarya dan berprestasi baik, salah satunya adalah dengan menulis. Mulai dari menulis buku, artikel kewirausahaan, cerpen komedi, cerpen cinta, puisi, hingga menulis status facebook.. hahahhaa

Monday, April 18, 2011

PUISI 24-12-08

Sendiri

Di atas bumi yang berputar
Tenggelam hatiku bergetar
Di saat kau katakan ingin pisah dariku

Hatiku sedih
Mendengar kau akan tinggalkan diriku sendiri
Langkah seribu
Kau ingin lepaskanku
Tinggalkanku untuk menunggumu

Kau slalu buatku rindu
Membuatku ingin pilu
Kau pun pergi
Tinggalkan ku sendiri
Di sini


Apa itu Cinta

Rindu ini belum larut
Kasih ini belum cair
Semuanya goyahkan rasa

Hati ini belum melihat
Rasa ini belum membaca
Apa itu cinta
Apa warnanya
Bagaimana bentuknya
Apalagi tiupannya

Rasa itu belum ada
Semuanya hanya cerita
Tapi hati ini belum meraba
Perlukah ku tau semua
Apa itu cinta

Apa wamanya
Bagaimana bentuknya
Apalagi tiupannya
Apa sebenarnya itu cinta


Pecah!!!


Belum aku memiliki
Belum aku mencintai
Belum aku jatuh hati
Aku sakit lagi
Aku patah hati
Kehilangan pujaan hati
Begitu perih

Kali ini belum retak
Belum juga ada tanda
Tiba-tiba pecah begitu saja

Aku terluka
Luka cintanya
Aku tlah biasa
Biasa terluka


*Sendiri, Apa Itu Cinta, Pecah!!! saya buat ketika malam natal. Ya, moment yang tepat untuk berkata romantis. (hayaaahh) Bukan karena memang sedang patah hati atau apapun mengenai cinta. Hahahaa yasudahlah, this is for me. enjoy it yaa! :D


Mami, I Love You

Malam ini biasa saja
Esok harinya pun biasa
Tapi semua berbeda
Saat sebuah surat diterima

Bundaku menangis
Duduk membaca untaian kata
Darikulah suratnya
Sengaja memang tertuju untuknya
Untuk Bundaku...

Bundaku tetap terharu
la menangis dengan segala sedu
Itu yang selalu ku harap darimu
Segala maafmu,
Segala kasihmu,
Dan segala cintamu
Darimu...
Dan untukku, Ibu...
Mami, I Love You...

*Mami, I Love You adalah bagian keharuanku. Ceritanya, waktu itu kami, Wiramuda diminta untuk menuliskan sebuah surat kepada keluarga di rumah dalam rangka hari Ibu. Isinya boelh apa saja, rasa terima kasih, permintaan maaf, dll. Dan puisi ini adalah bagian dari rangkaian surat tersebut. Ku ketahui Mamiku menangis ketika membaca surat itu pun dari kata lugu adikku saat aku pulang ke rumah. (Maaf sebelumnya, saya pulang ke rumah hanya seminggu sekali krn tinggal di asrama Wiramuda). Malam hari itu juga saya langsung membuat puisi ini. Mami, I Love You...

Wednesday, April 13, 2011

PUISI 22-12-08

AS

Biarkanku menangis
Jatuh membasahi bumi
Biarkanku terbawa
Alunan musik klasikmu

Kau adalah sahabatku
Kau pula saudara bagiku

Bila kau terluka
Ku pasti ikut merana
Bila kau merasa sendu
Ku ikut membelenggu

Aku peduli padamu
Aku bahagia membahagiakamnu
Senyum darimu
Itu harapku

Biarkanku menemanimu
Tanpa jemu
Karna kau adalah teman hidupku

*saya membuat puisi ini ketika malam2 gak ada kerjaan. gatau kenapa saya memang suka berkata-kata. ngalir aja gituu.. ditemani rintik hujan yg mengingatkanku pada seorang kawan di SMA. banyak pula yg bertanya knp judulnya "AS". saya pun hanya bisa tertawa setiap kali mendengar pertanyaan itu, hahahaa. kemudian menyahut, "aku suka huruf A." bahkan setiap tasku pun pasti gantungannya huruf A dan S. :P


Cinta Miring

Kata orang cintaku ini gila
Tapi menurutku
cinta adalah cinta
Tanpa mata maupun dusta

Cinta itu rasa sayang yang tak pernah berlalu
Dan tak lekang oleh waktu
Bukan fisik atau materi
Tapi tulus dari hati

Lihatlah pada matahari
Yang setia membuka pagi
Begitulah rasa kasih yang abadi
Itulah cinta...
Sepanjang masa...

*ini juga saya buat pd hari yg sama. malam2 yg melow. sungguh! membuatku semakin berkata2. dan kali ini tentang cintaaaaa.. :D

PUISI 21-12-08

Langkah Baru

Pagi ini
Hari ini
Minggu ini
Bulan ini
Dan tahun ini
Ku mulai beranjak menjalani semuanya
Ku mulai merubah semua yang ada

Kali ini
Saat ini
Waktu ini
Moment ini
Dan di sini
Ku mulai gunakan hati
Ku mulai sinari hati
Mulai mengasah yang ada dalam diri

Betapa bahagia
Nikmati dunia
Kurasakan semuanya luar biasa
Kurasakan semuanya penuh cinta
Itulah yang ku damba
Semoga ini selamanya...


Bersama Kita Bahagia

Mulai kini kita bersama
Dan inilah dunia kita
Tak ada kata yang mengungkapnya
Karna kita bersaudara

Miliki dunia
Milikilah semua
Anggap saja dunia
Hanya milik kita

Kini aku berbahagia
Bertambah banyak saudara
Hanya cinta yang kita rasa
Untuk bersama...


*kedua puisi itu saya buat ketika mendapatkan tugas dr Wiramuda. membuat beberapa tulisan essai, saya malah iseng membuat puisi. alasannya? tentu pertama krn boring mikir tema essai yg gak dapet2 alias otak udah mentok memanjang2kan kalimat hingga minimal 1 lembar A4, alhasil puisi2 inilah yg tercipta. ngerjain tugas bareng, tiduran bareng, sholat jamaah, makan bareng, adalah rutinitas Wiramuda yg memaksa saya untuk akhirnya menggesekkan pena di atas kertas hingga lahir dua puisi tsb. sumpah, kalo ditanya, pasti pengen balik kyk dulu lagi. di asrama bareng2! hey all Wiramuda, this is for you. i love u all :*

Friday, January 21, 2011

Everything You Do

(21/01)
I love the way you smile
When I look your eyes
I love the way you laugh
When i try to be funny
And how a tear rolls down your face
When I say no one could ever take your place.

Baby when you sleep
I watched you breathing
Baby when you dream
I dream with you
Cause everywhere you are is where
I wanna be
It's true everything you do
Makes me know how much I love you.

Tuesday, December 28, 2010

Sajak Tuhan Untukmu di Pagi Hari


(28/12)
Tuhan pun tersenyum
Saat menciptakanmu
Mungkinkah Tuhan juga akan tersenyum
Untuk menyatukan kita?

Wednesday, August 18, 2010

Monyet Bego Ulang Tahun

Ini adalah sebuah cerita pendek yang sempat saya ikutkan ke dalam lomba menulis cerita pendek remaja terbitan sebuah media massa terkenal di Jawa Tengah. Dan Alhamdulillah, karya saya termasuk ke dalam 10 besar yang diterbitkan. Selamat Menikmati.


“Kau begitu sempurna…”

Mataku yang tadinya terpejam tiba-tiba aja langsung terbelalak waktu hpku meneriakkan lagu Sempurna-nya Gita Gutawa, pertanda ada sms masuk. Kulihat pesan singkat itu dari Indra, temen sekelasku.

Monday, July 12, 2010

Dunia SERENA

Gemerincing kereta membawa Serena ke Negri Hesperida. Dua belas kuda berbulu putih melesat menembus pilar-pilar cahaya matahari yang menyemburat celah-celah awan, meniti lengkung pelangi. Lalu, dari langit yang gemerlapan dan penuh nyanyian, muncullah peri-peri mungil bersayap bening, membawa keranjang penuh bunga aneka rupa.

Thursday, April 23, 2009

Berbagi Lagu Gruvi

Salahku putuskan cintamu
kusesali itu
Ku pergi meninggalkan dirimu
kini ku merindukanmu

Sayangku, maafkanlah diriku
ku tahu ku salah menyakitimu
Sayang terimalah aku lagi
ku masih mencintaimu