Udah setahun ya ternyata saya vakum ngisi blog ini :D
Jujur, setelah sekitar bulan Mei 2014 lalu saya ‘divonis’
mengandung alias hamidun bawaannya emang jadi males. Males banget sih enggak
ya, karena justru waktu hamil saya jadi lebih rajin ngurusin rumah seperti
bersih-bersih rumah, nyuci baju, masak, dll. Kalo males mandi sih teteeupp..
hehe
Nah mumpung sekarang baby Risna lagi tidur pules, nyempet-nyempetin deh nulis. Dan kali ini saya mau berbagi kebahagiaan sekaligus sharing
tentang proses kehamilan & melahirkan nih..
Proses kehamilanku
sendiri cukup cepat. Karena yang awalnya kami sepakat menunda momongan selama 1
tahun, ternyata benar2 dikabulkan oleh Sang Khalik. Tepat setahun setelah menikah,
saya telat datang bulan dengan HPHT awal April 2014. FYI, kami nikah April
2013. Pas banget gak sih..
Jadi ceritanya, pas awal Mei saya bilang ke suami kalo “telat”
seminggu. Suami sih awalnya masih remeh, karena bisa aja emang mundur haidnya. Mungkin
bagi beberapa cewek termasuk biasa kali ya mundur haid, tapi saya enggak.
Jadwal “bulanan” ku cukup tepat, paling mundur pun 1-2 hari aja.
Namanya naluri perempuan, udah ngebet banget kan pengen test
hamil atau enggak. Takutnya kalo kenapa-kenapa. Apalagi akhir Minggu waktu itu kami
berencana mau pulang ke Solo. Tapi lagi-lagi suami ngelarang. “Jangan dulu,
nanti aja kalo pulang dari Solo”, katanya. Karena menurut pengalaman temen
sekantornya, jangan test dulu kalo telatnya belum lebih dari 2 minggu.
Singkat cerita, sekitar hari Selasa usai pulang dari Solo
saya pun menagih janji untuk beli test pack. Hehe tetep ya kekeh ngetes kehamilan..
Dengan ditest 2 test pack yang berbeda, ternyata
hasilnya sama2 garis dua alias POSITIF. Langsung deh kami berdua tersenyum
haru. Rasanya pengen lonjak-lonjak tapi takut berisikin tetangga karena waktu
itu masih sekitar jam 4 pagi.
Beberapa hari kemudian, kami cek lagi ke bidan untuk
memastikan. Alhamdulillah hasilnya bagus, usia kandunganku jg diperkirakan udah
6 minggu. Wuiiihh makin seneng deh rasanya.. Saat itulah suami baru bilang
kenapa dia melarang buat test pack sebelumnya. Bukan hanya karena belum lebih
dari 2 minggu seperti saran temennya, tapi karena kalo dites sebelum rencana berangkat
ke Solo dan hasilnya positif, dia jadi was-was saat perjalanan ke Solo nanti. Maklum,
naik motor cuy.. hehe
خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ واحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْها زَوْجَها وَ
أَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ الْأَنْعامِ ثَمانِيَةَ أَزْواجٍ يَخْلُقُكُمْ في بُطُونِ
أُمَّهاتِكُمْ خَلْقاً مِنْ بَعْدِ خَلْقٍ في ظُلُماتٍ ثَلاثٍ ذلِكُمُ اللَّهُ
رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ لا إِلهَ إِلاَّ هُوَ فَأَنَّى تُصْرَفُونَ (6)
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya
istrinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari
binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian
dalam tiga kegelapan. Yang ( berbuat ) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu,
Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan ( yang berhak disembah ) selain
Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan.(QS Az-Zumar:6)






0 comments:
Post a Comment